Wajah Perempuan dalam Sastra Ramayana (Pendekatan Filsafat Relasionalitas Armada Riyanto terhadap Perempuan dan Liyan)

  • Ignasius Anang Setia Darmanto Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana
Keywords: Women, Life, Relationa, Awateness

Abstract

Fokus tulisan ini menekankan pada posisi perempuan dalam kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangkitkan kesadaran perempuan dan mendorong perempuan untuk menjadi tokoh utama dalam kisah hidupnya. Metodologi yang digunakan adalah sastra, pendekatan filosofis antropologi terhadap cerita Ramayana, dan filosofi relasionalitas Armada Riyanto. Wanita selalu dianggap sebagai nomor dua atau tidak lebih unggul dari pria. Cerita di beberapa budaya menampilkan perempuan sebagai orang lain yang dikecualikan. Hal inilah yang tidak disadari oleh wanita, sehingga cenderung hanya berdiam diri, menerima, dan menjadi pemain figur. Sebagian besar dalam kehidupan, perempuan hanya berperan sebagai pendukung, sedangkan peran utama dimainkan oleh laki-laki. Hak dan martabat laki-laki dan perempuan adalah sama. Wanita memikul tugas yang lebih banyak dan lebih berat. Perempuan harus memiliki kesadaran untuk menjadi aktor utama dalam kehidupan, yang bisa mengukir cerita hidupnya sendiri. Perempuan menjadi subjek yang utuh dan menjadi motor penggerak dalam tatanan kehidupan manusia. Kehadiran perempuan dalam kehidupan ini adalah untuk membangun relasionalitas untuk mewujudkan eksistensi manusia sebagai makhluk yang setara.

Published
2021-10-31
Abstract viewed = 214 times
pdf downloaded = 161 times