IDENTIFIKASI MODALITAS BELAJAR VAK KOMBINASI SISWA DALAM PELAJARAN MATEMATIKA SMP NEGERI 1 ARJASA JEMBER

  • Dwi Noviani Sulisawati IKIP PGRI Jember
  • Lutfiyah Lutfiyah IKIP PGRI Jember
  • Luzainiatus Sukma SMAI Miftahul Afkar Kraksan
Keywords: learning style, VAK combination, Middle School students

Abstract

The modality of learning or what we often refer to as learning styles is one of the main factors determining the speed of students in understanding and receiving information given to them. This article aims to identify various combinations of visual, audio, and kinesthetic learning styles that exist in 8th grade of SMPN 1 ArjasaJember. This research is a descriptive study that is used as preliminary data for a research project about analyzing students problem solving based on learning styles. The data in this study were obtained through questionnaire collection that was distributed to 58 students of class 8th A grade and 8th B grade which were determined using area sampling technique. As for the questionnaire used by researchers in the process of collecting data, previously it has been declared qualitatively valid by 2 psychologists. The results showed that overall the most learning styles possessed by eighth grade students at SMP Negeri 1 Arjasa were visual learning styles with details of the percentage distribution of learning styles as follows: visual as much as 44.83%, audio as much as 31.04%, kinesthetic as much as 5.17%, visual-audio as much as 15.52%, audio-kinesthetic as much as 1.72%, and 1.72% for visual-audio-kinesthetic learning styles.

References

Bire, A.L., Geradus, U., & Bire, Josua. (2014). Pengaruh Gaya Belajar Visual,
Auditorial, dan Kinestetik Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal
Kependidikan, 4 (2), 168-174.
Depdiknas. (2017). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia No. 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru
pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama,
Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain
yang Sederajat. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
DePorter, B dan Hernacki, M. (1999). Quantum Learning. Bandung: Kaifa
Learning.
DePorter, B dan Hernacki, M. (2016). Quantum Learning Membiasakan Belajar
Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa Learning.
Elliot, A., Henrly, K., Sell, M. & Maier, M. (2013). Achievement goals,
performance contingencies, and performance attainment: An
experimental test. Journal of Education Psychology, 97(4), 630-640.
Gunawan, A.W. (2003). Genius Learning Strategy. Jakarta: PT. Gramedia
Pustaka Utama.
Hamzah. (2008). Orientasi Baru dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: PT
Bumi Aksara.
Juliani, Ni Wayan., dkk. (2016). Analisis Gaya Belajar Siswa dalam
Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V SD Gugus VI
Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran
2015/2016. E-Journal PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan
PGSD, 4 (1).
Kemendikbud. (2016). Karakteristik Siswa SMP dan Bilangan Guru Pembelajar,
Modul Matematika SMP, Kelompok Kompetensi A. Jakarta: Dirjen Guru
dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud.
Maula, Faizatin Qisthi. (2017). Gaya Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Boja
pada Mata Pelajaran IPA Biologi. UNNES: Skripsi tidak dipublikasikan
(0nline). https://lib.unnes.ac.id/24658/1/4401412045.pdf.
Miller, Richard C. (1990). Discovering Mathematical Talent. ERIC Digests, ERIC
Development Team.
Dwi Noviani Sulisawati, Luthfiyah, Luzainiatus Sukma
Identifikasi Modalitas Belajar VAK Kombinasi Siswa dalam Pelajaran Matematika SMP Negeri 1
Arjasa Jember
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 2 No. 1 (2019) 42
Rezaeinejad, M., Akbar, A., & Gowhary, H. (2015). The Study of Learning Styles
and Its Relationship with Educational Achievement among Iranian High
School Students. GlobELT: An International Conference on Teaching and
Learning English as an Additional Language. Antalya-Turkey.
Saputra, Aldino. (2018). Hubungan Antara Gaya Belajar dengan Hasil Belajar
Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Way Laga Bandar Lampung.
Bandar Lampung. Skripsi tidak dipublikasikan (0nline).
http://digilib.unila.ac.id/32160/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20P
EMBAHASAN.pdf.
Suan, E. B. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar
Siswa SMP pada Panti Asuhan di Kota Kupang pada Semester Ganjil
Tahun Ajaran 2012/2013. Tesis Program Pascasarjana Udayana.
Sundayana, Rostina. (2016). Kaitan Antara Gaya Belajar, Kemandirian Belajar,
dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Pelajaran
Matematika. Pendidikan Matematika STKIP Garut. (Online). Tersedia:
https://media.neliti.com/media/publications/226695-kaitan-antaragaya-belajar-kemandirian-b-3dcfcaeb.pdf (Diakses pada tanggal 05
April 2018).
Syaharuddin. (2016). Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
dalam Hubungan dengan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Gaya Belajar
Siswa Kelas VIII 4 Binamu Kabupaten Jeneponto. Program Pascasarjana
Universitas Negeri Makasar.
Wahyudi, dan Anugraheni, I. (2017). Strategi Pemecahan Masalah Matematika.
Salatiga: Satya Wacana University Press.
Wahyuni, Yusri. (2017). Identifikasi Gaya Belajar (Visual, Auditorial,
Kinestetik) Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Bung Hatta.
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Universitas Sultan
Ageng Tirtayasa, 10 (2), 128-132.
Widiyanti, Teti. (2011). Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Kemampuan
Pemecahan Masalah Matematika. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Pendidikan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
(Online). Tersedia:
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/5755/1
/TETI%20WIDIYANTI-FITK. Diakses pada tanggal 05 April 2018.
Published
2019-10-26
Abstract viewed = 669 times
PDF downloaded = 860 times